Rayakan Hari Wayang Nasional, Komeng dan Menbud Nobar Wayang Golek di Bogor

By Admin


Dok. Humas Pemkot Bogor

nusakini.com, Perayaan Hari Wayang Nasional tingkat nasional sukses diselenggarakan di Balai Kota Bogor pada Jumat (6/11/2026) malam. Acara seni budaya ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat publik dan tokoh penting kenegaraan.

Anggota DPD RI asal Jawa Barat, Alfiansyah Komeng, tampak mengikuti jalannya pergelaran wayang tersebut hingga Sabtu (7/11/2026) dini hari pukul 02.10 WIB. Kehadirannya ditemani langsung oleh Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, serta Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.

Komeng yang dikenal luas sebagai komedian ini memberikan apresiasi singkat terkait pelaksanaan acara tersebut. "Selamat Hari Wayang Nasional," ucapnya sembari melempar senyum khasnya ke arah hadirin.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyatakan rasa syukurnya atas kepercayaan pemerintah pusat kepada daerahnya. Ia secara khusus menyoroti peran strategis Kementerian Kebudayaan dalam memajukan agenda budaya lokal.

"Terima kasih atas bantuan dari Kementerian Kebudayaan, khususnya kepada Pak Menteri Fadli Zon, yang sudah menyelenggarakan dua kegiatan penting nasional di Kota Bogor," tutur Dedie. Ia mengingatkan kembali bahwa pada Oktober lalu, daerahnya juga sukses menjadi tuan rumah Hari Kebudayaan Nasional di kawasan Kebun Raya.

Pemerintah Kota Bogor berkomitmen penuh untuk menjadikan Balai Kota sebagai ruang terbuka bagi pelestarian seni tradisional. Dedie berharap pertunjukan kesenian wayang mampu memperkuat identitas budaya masyarakat di Jawa Barat.

"Dan mudah-mudahan melalui wayang kita tetap mencintai akar budaya kita, akar budaya Sunda, di mana wayang golek adalah salah satu kebanggaan kita semua," ujarnya. Kegiatan malam itu pun ditutup dengan antusiasme para tamu undangan yang memilih bertahan hingga akhir pertunjukan.

Antusiasme warga yang memadati area pemerintahan kota membuktikan bahwa seni tradisional belum kehilangan daya tariknya. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini diharapkan dapat terus berlanjut pada acara-acara kebudayaan selanjutnya. (*)